Malam

Malam..
dapatkah engkau kini bercerita kepadaku..
tentangnya yang ada di balik bayangan senja itu..
dia merayap melihat sambil bercanda memandangku..
apakah dia telah menyerah, membagi setiap hati yang dia benci..

aku tau malam..
kesombongan itu tak akan pernah sirna dari bayangannya..
keangkuhan itu akan selalu ada dalam setiap hembusan nafasnya..
semua tentang dia, dengan segala keresahannyapun tak mungkin ia tampakkan..

masihkah engkau berbohong wahai malam..
temaram yang gelap membuat semuanya sirna tertelan sinarmu..
bagaimana kamu bisa memberinya setitik cahaya..
jika keangkuhan akan selalu di tanam dalam sanubarinya..

haruskah aku melepaskan semuanya..
aku telah lelah malam.. aku sungguh sangat ingin mengakhirinya..
merubah semua zona zona yang seharusnya kujauhi..
menjauh darimu..
menjauh darinya..
menjauh dari mereka..

pada kesejukan embun pagi..
pada teriknya sinar matahari..
pada senja yang mulai merangkak pergi..
hingga pada gelapnya malam yang kumiliki..
kini ku ubah niatan hati dengan sandaran tulus..
semua ini sungguh harus kuhapus..
darimu dan untukku dengan niat yang sukar kutembus..
setebal gelap malam yang mulai membelai mengelus..
aku terlelap dalam dekapan sendiri yang membungkus..

One thought on “Malam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s